Beranda Saintek

Ketika Elektronik dan Otomotif Berpadu

BERBAGI
(foto: thehackernews)
(foto: thehackernews)
(foto: thehackernews)

 

 

Las Vegas-berita9online, Otomotif menjadi salah satu sorotan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) tahun ini. Selain karena tahun ini adalah keikutsertaannya yang pertama, otomotif menaikkan minat konsumen dengan menawarkan berbagai kelebihan

 

Pada pameran tahun lalu, 11.000 dari total 150.000 pengunjung menyatakan tertarik pada bisnis elektronik di otomotif. Besarnya permintaan itulah yang mengundang hadirnya sembilan pabrikan otomotif dalam ajang pameran elektronik terbesar.

 

Salah satu pabrik yang agresif membuat pengunjung CES 2014 terkesan adalah Ford. Di stannya, mereka memperkenalkan Ford C-Max Solar Energi. Sesuai namanya, keunggulan mobil itu adalah baterainya tidak perlu di-charge. Sebab, mobil tersebut menggunakan tenaga matahari. Karena itu, mobil tersebut dilengkapi panel surya di atap dan lensa penangkap sinar matahari.

 

Selain Ford, Hyundai dan KIA membuat terobosan. Dua pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut menyiapkan seri kendaraan baru yang dianggap lebih ”cerdas” karena memasukkan Android sebagai salah satu bagian sistem hiburan dan navigasinya.

 

Kalangan produsesn otomotif bahkan sudah menggagas adanya Open Automotive Alliance. Aliansi itu merupakan usaha kolaborasi yang bertujuan membawa salah satu sistem operasi mobile terpopuler, Android, ke dalam mobil. Google dan nVidia yang menggagasnya sudah bekerja sama dengan beberapa produsen otomotif besar seperti General Motors, Honda, Audi, serta Hyundai untuk mewujudkan ide tersebut.

 

Gairah menggabungkan keungggulan otomotif dengan teknologi mobile juga muncul dari Samsung. Raksasa elektronik asal Korea itu sudah berhasil menjual satu dari setiap pembelian tiga ponsel pintar di dunia. Kini Samsung ingin menguasai industri otomotif melalui kecanggihan teknologi navigasi yang dikembangkan. Bagaimana tidak tergiur, dalam setahun, sekitar 80 juta unit mobil diproduksi di dunia. Menurut Samsung, itu merupakan peluang yang tidak boleh dilewatkan!

 

Hal tersebut lantas dijadikan tekad untuk mencari kesempatan baru. Terlebih, permintaan ponsel pintar terus menurun. Keseriusan itu diperlihatkan dalam ajang International Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas pekan ini bersama sembilan pabrikan mobil, termasuk Audi dan GM. (AP/BBC/c5/kim/jpnn)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.