Beranda Olahraga

Vettel yang Tak Pernah Bosan Menang

BERBAGI
(foto: cnn)
(foto: cnn)
(foto: cnn)

 

Austin-berita9online, Sebastian Vettel menang lagi, kembali bikin rekor, dan selangkah menuju rekor baru. “Seb” memang tak pernah bosan untuk terus melakukan rutinitasnya itu.

 

Vettel kembali jadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis di balapan GP Amerika Serikat, Senin (18/11/2013) dinihari WIB. Memegang pole position, Vettel tak tersentuh lawan-lawannya hingga 56 lap tuntas.

 

Pemandangan seperti ini memang kerap terlihat di musim ini kala Vettel berada di depan, maka ia akan sulit terkejar. Tak ayal publik pun mulai boring dengan balapan seperti ini.

 

Sudah begitu di Circuit of Americas pun Vettel mencatatkan rekor sebagai pebalap pertama yang mampu meraih delapan kemenangan beruntun atau total 12 di musim ini. Dia mengalahkan rekor milik Michael Schumacher serta Alberto Ascari dengan tujuh kemenangan beruntun.

 

Ia pun segera akan menajamkan rekor kemenangannya lagi jika mampu menang di balapan Brasil pekan depan serta membuat rekor baru lainnya, yakni pebalap termuda yang mampu membukukan 13 kemenangan dalam semusim.

 

Beberapa rekor terus dipecahkan dan kemenangan terus diraih, Vettel pun tak pernah bosan melakukannya.

“Sepertinya aku tidak akan bosan. Aku masih harus melakukan beberapa hal, melihat jarak dengan lawan, aku harus menyamai kecepatan mereka. Ketika mereka mendekat, maka perasaanku tak akan enak. Anda selalu ingin melebarkan jarak, Anda tidak ingin jarak itu kian mendekat,” ujar Vettel di Autosport.
“Itu (rekor) membuat kami sangat bangga. Aku pikir sangat sulit untuk mengartikan semua ini,” sambungnya.

 

“Suatu hari orang-orang akan melihatnya lagi dan membicarakan era kami ini dan apa yang sudah kami lakukan sebagai tim. Semua orang terlihat ingin ambil bagian dan memberikan segalanya.”

 

“Semua ini ada rahasianya. Ya, mobil yang sangat cepat di setiap balapan tapi juga mindset yang kami punya, selalu memberikan yang maksimal dan tak sedikitpun berbuah kesalahan.”

 

“Orang-orang lupa bahwa di setiap balapan tantangannya adalah diri kami sendiri. Sulit untuk bisa dipercaya kami bisa secemerlang ini,” demikian dia.(detik)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.