Beranda Olahraga

Seruan libur musim dingin di Liga Primer

BERBAGI
(foto: dailymail)
(foto: dailymail)
(foto: dailymail)

 

 

berita9online, Dalam periode selama 12 hari mulai 21 Desember lalu, 40 pertandingan Liga Primer digelar, sementara liga lain di Eropa tengah libur. Para pemain antara lain Serie A Italia, Bundesliga, dan La Liga tengah menikmati libur selama beberapa pekan.
Bayern Muenchen -juara bertahan Liga Champions- akan bertolak latihan di Qatar setelah libur beberapa minggu.

 

Sementara di Inggris, para pemain Liga Primer justru sebagian besar harus latihan pada hari Natal menjelang pertandingan sibuk pada tanggal 26 Desember. Liga Primer Inggris merupakan satu-satunya liga di Eropa yang menurunkan banyak pertandingan pada bulan Desember sampai akhir tahun.

 

Setiap tahun, para pemain dan juga manajer menyerukan agar Liga Primer memikirkan libur untuk akhir tahun. Manajer Arsenal, Arsene Wenger  mengkritik ketatnya jadwal yang ia sebut “berdampak terhadap kinerja Arsenal di lapangan”.

 

Sebagian pemain yang pindah dari Prancis ke Inggris misalnya mengatakan libur selama beberapa pekan ini berguna untuk ketahanan fisik para pemain.

 

Bos Sunderland Gus Poyet juga mengkritik ketatnya jadwal ini dan mendukung seruan agar Liga Primer menetapkan libur guna membantu upaya Inggris di Piala Dunia.
Sementara manajer Manchester City Manuel Pellegrini menyatakan “Bermain begitu banyak pertandingan dengan jeda singkat sangat buruk. Negara-negara lain berhenti. Sangat penting bagi pemain untuk libur.

 

‘Lelah saat Piala Dunia’
“Tim nasional Anda mungkin akan menuju Piala Dunia dan kondisi yang lebih baik. Jadi ingin saya katakan lagi bahwa liburan musim dingin diperlukan,” kata Poyet.

 

Sementara manajer timnas Inggris Roy Hodgson tahun lalu juga menyerukan hal serupa untuk membantunya “memupuk kinerja tim nasional”.

 

Berdasarkan penelitian federasi pemain profesional FIFPro, tim yang bermain dengan hanya dua hari pemulihan dibandingkan tiga hari, hanya 46% cenderung menang.

 

Tetapi yang lebih dikhawatirkan sebenarnya adalah tingkat cedera para pemain. Berdasarkan data UEFA, kecenderungan terjadinya cedera di Liga Primer pada bulan April dan Mei empat kali lebih tinggi dibandingkan di liga-liga yang menetapkan liburan musim dingin.

Dampak selanjutnya adalah prestasi dari tim-tim di Liga Primer pada kompetisi Eropa serta pada tim-tim nasional mereka.

 

Dalam kolom yang diterbitkan di Daily Mail, mantan pemain Liverpool Jamie Carragher pernah menyatakan ia bermain dalam 70 pertandingan pada musim 2005/06, dan begitu ia turun menghadapi Portugal dalam perempat final Piala Dunia 2006, ia sangat lelah.
Mantan pemain Manchester United Phil Neville juga pernah mengatakan akan semakin banyak pemain Inggris yang mundur dari pertandingan internaisonal karena ketatnya jadwal pertandingan ini.

 

Seruan libur di musim dingin dan kritikan ketatnya jadwal pertandingan ini selalu muncul, tetapi sejauh ini masih belum ada tanggapan secara serius dari Liga Primer untuk mengkaji permintaan itu.(bbc)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.