Burgess: Rossi Juara Lagi, Itu Keajaiban Kecil

BERBAGI
gb burgess
Teknisi andalan Valentino Rossi, Jeremy Burgess (motograndprix)
gb burgess
Teknisi andalan Valentino Rossi, Jeremy Burgess (motograndprix)

Catalunya-berita9online, Valentino Rossi dianggap kembali punya kesempatan memenangi balapan setelah balik ke Yamaha. Tapi Jeremy Burgess menyangsikannya, keberhasilan The Doctor naik podium teratas akan menjadi sebuah keajaiban kecil.

 

Dua tahun menunggangi Ducati tak sekalipun Rossi bisa menuntaskan balapan sebagai pemenang. Kali terakhir dia jadi juara adalah di musim 2010, saat masih bersama Yamaha menjadi kampiun di MotoGP Malaysia.  Maka kembalinya Rossi ke pabrikan asal Jepang itu dianggap membuka kembali peluang dia untuk kembali meraih kemenangan.

 

Indikasi ke arah tersebut terlihat saat dia finis kedua pada balapan pembuka musim di Qatar.  Namun kepala mekanik andalan Rossi, Jeremy Burgess, justru menyangsikan hal tersebut. Periode Rossi disebutnya perlahan terlewati menjauh, terlebih kini muncul pebalap muda seperti Marc Marquez, di samping Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa yang masih sangat kompetitif.

 

“Saya katakan itu akan jadi mimpi yang indah (andai Rossi menang lagi). Mungkin sebuah keajaiban kecil. Saat di Ducati dia mungkin tidak berada satu level dengan Jorge dan Stoner, tapi pastinya dia juga tidak harus berada di posisi enam atau tujuh. Kini muncul pebalap seperti Marquez, dia sejauh ini sangat sukses, kompetitif di beberapa sirkuit, tapi apakah dia akan menjadi juara hanya waktu yang tahu. Anda harus menerima fakta kalau waktu akan terus berlalu,” sahut Burgess dalam wawancaranya dengan Marca.

 

Setelah mampu jadi runner up di Qatar, penampilan Rossi cenderung menurun di seri-seri berikutnya. Rider 33 tahun itu finis keenam di Austin, keempat di Spanyol, 12 di Prancis dan gagal finis saat tampil di Mugello.  “Saat Anda berusia lebih muda ada beberapa hal yang namanya keberanian atau nyali untuk mengambil risiko dan itu perlahan menghilang saat kita beranjak tua. Anda butuh merasa nyaman, rileks. Di olahraga, satu persen saja bisa membawa perubahan,” tuntas Burges (detiksport)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.