Beranda Nasional

Muhaimin Klaim Tokoh Lama Sudah Kembali Ke PKB

BERBAGI
gbimin
Muhaimin Iskandar
gbimin
Muhaimin Iskandar

JAKARTA, Masa perbaikan berkas Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang dimulai sejak 9 Mei lalu, kini mendekati batas akhir. Seluruh partai politik peserta Pemilu diharuskan sudahmenyerahkan berkas paling lambat Rabu (22/5).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengaku tidak ada masalah. Karena saat ini berkas perbaikan Bacaleg PKB hanya tinggal memasuki tahap finalisasi.

 “Dan finalisasinya juga berjalan sangat lancar. Sekarang sudah hampir selesai 95 persen beres. Sambil jalan terus setiap hari,” ujarnya di Jakarta, Minggu (19/5).

Pria yang akrab disapa Gak Imin ini yakin, meski proses perbaikan belum rampung 100 persen, namun daftar bacaleg PKB nantinya tidak akan ditemukan adanya nama ganda.

Dia mengklaim, tim verifikasi partainya benar-benar bekerja sangat selektif. Sehingga PKB mampu menghasilkan caleg yang berkualitas.

Karena itu pula Gus Imin optimis, pada Pemilu 2014 mendatang partai kaum nahdliyin ini paling tidak merebut 100 kursi DPR RI.

“Alhamdulilah, seluruh jajaran Nahdlatul Ulama, tokoh-tokoh lama yang dulu sempat berseberangan, semua sudah kembali. Bersama NU Insya Allah kita akan rebut 100 kursi DPR RI dan Jawa Timur akan memberi kontribusi terbesar sebagai pemenang Pemilu 2014,” katanya. Hanya saja, dia tidak menyebut nama-nama tokoh lama yang dimaksud.

Untuk mewujudkan terget tersebut, PKB menurut Muhaimin kini tengah mematangkan tiga langkah utama. Yaitu merapatkan barisan dan semakin memerkokoh soliditas warga NU di seluruh Indonesia.

Terhadap pemilih pemula yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta jiwa, PKB saat ini juga  tengah fokus meramu strategi khusus lewat pendekatan-pendekatan.

“Dan yang ketiga terhadap kelompok-kelompok masyarakat desa yang selama ini menjadi basis kekuatan pemilih kita, tentu juga menjadi perhatian utama kita,” katanya.(gir/jpnn)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.