Beranda Nasional

Mantan Panglima TNI: Popularitas Saja Tidak Cukup

BERBAGI
Mantan Panglima TNI, Jendral Djoko Santoso [foto: klipingu9.blogspot.com]
Mantan Panglima TNI, Jendral Djoko Santoso [foto: klipingu9.blogspot.com]
Mantan Panglima TNI, Jendral Djoko Santoso [foto: klipingu9.blogspot.com]

Jakarta-berita9online, Tokoh yang akan memimpin Indonesia ke depan tak cukup hanya mengandalkan popularitas.┬áDemikian disampaikan mantan Panglima TNI, Jendral Djoko Santoso┬ádalam Dialog Kebangsaan “Mendambakan Keadilan dalam Kepemimpinan Nasional” di Gedung Juang, Jakarta, Jumat (21/3)

 

“Populer saja tak penting. Yang penting itu punya kapasitas dan kompetensi. Didukung dengan rekam jejak kepemimpinannya yang jelas,” tegas Djoko

 

Seorang pemimpin menurut Djoko, harus punya ketegasan dalam aturan main yang sudah ditentukan konstitusi. Dengan begitu, komitmen menciptakan keadilan, kesejahteraan dan keamanan bagi rakyat bisa terlaksana.

 

“Sampai saat ini rasa ketidakadilan, terutama antara pusat-daerah, atau Indonesia barat dan timur masih tidak dirasakan,”ungkap Djoko

 

Makanya Djoko mengajak semua pihak, baik tokoh nasional, agama, politisi maupun akademisi untuk memberikan dorongan lahirnya pemikiran dan paradigma baru tentang kepemimpinan nasional di 2014 ini.

Di tempat yang sama, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Tyasno Sudarto menegaskan pemikiran Djoko Santoso soal keseimbangan serta pemerataan pembangunan Indonesia Timur perlu diperhatikan betul oleh pemimpin mendatang.

 

“Kalau saya boleh memilih, pemimpin masa depan ya Pak Djoko Santoso. Kesulitannya hanya karena tidak memiliki partai. Ini semua dampak dari sistem politik yang tidak baik. Sehingga orang baik sulit menjadi pemimpin,” demikian Tyasno.

[zul/rmol]

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.