Kebakaran FISIP UI Musnahkan Ribuan Buku Arsip

BERBAGI
Gedung Fisip UI setelah kebakaran (foto: depoktren)
Gedung Fisip UI setelah kebakaran (foto: depoktren)
Gedung Fisip UI setelah kebakaran (foto: depoktren)

 

 

Pasar Minggu-berita9online, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan (Fisip) Universitas Indonesia (UI), Arie Setiabudi Soesilo mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbakarnya gedung C FISIP UI tadi pagi. Soalnya, kebakaran itu terjadi ketika gedung kosong. (Baca : Gedung C FISIP UI Terbakar)

 

“Saat kejadian gedung masih sepi, OB juga belum mulai membersihkan,” kata Arie di lokasi kejadian, Selasa, 7 Januari 2013. Arie bersyukur karena kejadian itu tidak terjadi siang hari. “Soalnya siang sudah ada aktivitas.”

 

Seperti diketahui, gedung C Fakultas Fisip UI Depok, Jawa Barat, terbakar pada pukul 06.58 WIB pagi ini. Menurut salah satu staf humas FISIP UI Prita, kebakaran itu mulai terjadi setelah Subuh sekitar pukul 0.5.00 WIB. Namun, api baru kelihatan membesar sekitar pukul 06.30. Kebakaran diketahui disebabkan hubungan arus pendek alias korsleting pendingin ruangan atau AC. “Api terlihat besar pukul 06.30 WIB,” katanya.

 

Menurut dia, kebakaran itu tidak mempengaruhi kegiatan mahasiswa, karena sejak akhir Desember 2013 mahasiswa sedang libur dan akan masuk Februari 2014.
Gedung C merupakan ruang arsip dan jurusan Sosiologi. Hingga saat ini UI belum bisa memastikan besar kerugiannya. Arie yang baru saja dilantik sebagai Dekan Fisip pada Desember 2013 itu mengatakan ada ribuan buku arsip dalam gedung itu. Sayangnya, hanya sebagian buku yang salinannya disimpan di komputer. “Yang belum terback up ada buku koleksinya Doktor Iwan Gardono Sudjatmiko sebanyak 3 ribu buku.” Buku itu, dikoleksi dokter Iwan sejak 10 tahun tinggal di Amerika dan kuliah di Universitas Harvard.(tempo)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.