Beranda Nasional

Jenderal TNI Budiman Sarankan Jokowi Gunakan Produk Dalam Negeri

BERBAGI
KSAD, Jendral TNI Budiman beserta Gubernur DKI, Joko Widodo (foto: viva)
KSAD, Jendral TNI Budiman beserta Gubernur DKI, Joko Widodo (foto: viva)
KSAD, Jendral TNI Budiman beserta Gubernur DKI, Joko Widodo (foto: viva)

 

 

berita9online-jakarta, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman mengatakan, urusan sadap-menyadap yang menjadi sasaran adalah negara, maka akan menjadi urusan Badan Intelijen Negara (BIN). Namun jika perorangan, urusan tersebut bukan menjadi urusan lembaga negara seperti BIN.

 

“Kalau urusan orang perorang, silahkan beliau-beliau yang mencari,” kata Budiman kepada wartawan di Gedung AH Nasution Mabes TNI Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (20/2).

 

Ia mengungkapkan, jika Jokowi menggunakan alat elektrnoik produk luar negeri di rumahnya, maka seluruhnya perangkat itu bisa disadap pihak manapun.

 

“Makanya pakai produk dalam negeri, susah disadap. Selagi kita beli dari luar bisa disadap,” ujarnya.

 

Budiman bercerita, waktu dirinya membuat cyber defense yang melibatkan anak muda Indonesia. Termasuk membuat radio produk dalam negeri buatan Indonesia ternyata membingunkan pihak-pihak yang ingin menyadap.

 

“Harus percaya pada produk dalam negeri,”demikian Budiman.

 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku menemukan alat penyadap di rumah dinasnya, Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat pada Desember 2013 lalu. Tak tanggung-tanggung, mantan Walikota Surakarta ini menemukan tiga alat semacam detector penyadap di tiga tempat yang berbeda di rumahnya. [rus/rmol]

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.