Beranda Nasional

ISNU Gelar Kembali Diskusi Panel Ahli

BERBAGI
gbdpa
Diskusi Panel Ahli ISNU
gbdpa
Diskusi Panel Ahli ISNU

Jakarta, 14/05/2013, Bertempat di lantai 8 kantor PBNU, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama menyelenggarakan Diskusi Panel Ahli (DPA) tahap ke-2. Diskusi Panel Ahli tahap pertama sudah rampung, sedang  disusun menjadi buku yang diterbitkan oleh LP3ES. Isnya Allah tidak lama lagi dapat diperoleh di toko-toko buku, demikian penjelasan ketua Umum ISNU DR. Ali Masykur Musa.

Tema yang diambil dalam DPA tahap ke-2 seri pertama itu adalah Kebijakan Energi. Sebagai pengantar Ali Masykur menambahkan, “Sebenarnya saat ini adalah momen yang tepat bagi pemerintah menetapkan kebijakan mengenai BBM.  Jangan lagi berwacana yang tidak jelas. Sudah cukup wacana sebelumnya seperti,  stikerisasi, pembatasan tahun kendaraan, mengatur subsidi BBM, dan dual price dimana harga premium 65oo dan solar 5500”.

Jadi menurut mantan ketua PKB Gus Dur ini, mumpung banyak yang setuju, tidak boleh tidak, harus segera diputuskan. Karena subsidi BBM tahun 2013 yang dipatok 46 kilo liter dengan aggaran 211 triliun, realiasinya bisa menembus 49-50 juta kl dan dapat menguras APBN sampai 297 trililun.

Pertimbangan yang lain, saat ini subsidi energi (untuk BBM dan listrik) sebesar 274 T. Anggaran sebesar itu yang menikmati kalangan menengah ke atas di kawasan Jawa – Bali.

Bila kebijakan kenaikan BBM sudah ditetapkan, ISNU mendesak agar kompensasi kenaikan BBM digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan-jalan yang rusak, pembangunan jalan tol. Selain itu kuota untuk petani dan nelayan harus ditambah dengan membangun SPBU di sekitar pesisir dengan pola tertutup, peremajaan angkutan umum yang sudah tua usia sehingga peminat angkutan umum diharapkan akan meningkat.

Satu lagi, ISNU menekankan agar alokasi kompensasi kenaikan BBM bisa terhindar dari unsur politik dalam pembelanjaannya.

1 KOMENTAR

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.