Diancam Jemput Paksa, Zaky dan Rosi Tiba-tiba Nongol di Sidang Sapi

BERBAGI
gb lutfi
Mantan Ketua DPP PKS, Lutfi Hasan Ishaq (gb. rumahku)
gb lutfi
Mantan Ketua DPP PKS, Lutfi Hasan Ishaq (gb. rumahku)

JAKARTA, Ahmad Zaky, asisten pribadi mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, serta penasehat hukum Ahmad Fathanah, Ahmad Rozi akhirnya mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Keduanya adalah saksi yang sudah beberapa kali mangkir dari persidangan dua terdakwa kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dengan terdakwa Arya Abdi Effendy dan H Juard Effendi. Sejak pagi tadi, Jaksa menunggu konfirmasi kedatangan keduanya. Namun, keduanya sama sekali tak memberi kabar.

“Mengapa anda tidak datang, setelah beberapa kali pemanggilan,” tanya Hakim Ketua Purwono Edi Santosa kepada dua saksi itu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/5).

“Saya pekan lalu tidak hadir karena ada urusan, tapi saya sudah sampaikan pada rekan saya untuk meminta izin ke sini. Tapi mungkin tidak disampaikan,” tutur Rozi menjawab pertanyaan hakim. Sedang Zaky hanya diam saja mendengar pertanyaan itu.

Dengan kehadiran keduanya, maka, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membatalkan rencana pemanggilan paksa terhadap keduanya.

“Ya mungkin setelah pemberitaan tadi, makanya mereka datang,” ujar salah satu JPU, Muhammad Rum.

Ahmad Zaky adalah orang yang kabur setelah menunjukkan mobil-mobil yang diduga milik Luthfi Hasan Ishaaq, di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Sementara Ahmad Rozy adalah pengacara yang menangani perkara Fathanah dan menjadi kuasa hukumnya sejak 2012 lalu. (jpnn)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.