Beranda Nasional

Ani Yudhoyono: Saya Tak Pernah Campuri Kabinet

BERBAGI
(foto: baranews)
(foto: baranews)
(foto: baranews)

 

 

Jakarta-berita9online, Ani Yudhoyono menegaskan jika dirinya tidak pernah terlibat dalam masalah-masalah pemerintahan dan kabinet selama mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

 

“Saya tidak pernah mencampuri urusan kabinet,” kata Ibu Ani di Istana Negara, Jakarta, Kamis pagi, dalam sambutannya saat membuka Rapat Paripurna SIKIB.

 

Ia menjelaskan jika dirinya tidak pernah menghadiri sidang kabinet, merujuk pada Kabinet Indonesia Bersatu, yang dibentuk oleh pemerintahan Presiden Yudhoyono.

 

Menurut Ibu Ani, rapat yang selalu dihadirinya adalah Rapat Paripurna Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) yang diselenggarakan satu tahun sekali.

 

SIKIB adalah organisasi yang beranggotakan istri-istri para menteri dan pejabat dalam Kabinet Indonesia Bersatu I dan II.

 

Organisasi itu bergerak di bidang sosial dan kemanusian melalui lima pilarnya yaitu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif, dan Indonesia Peduli.

 

Pada rapat kali ini, para ketua dan koordinator SIKIB melaporkan pelaksanaan sejumlah kegiatan SIKIB sepanjang 2013, antara lain kemajuan pesat program Indonesia Pintar melalui motor, mobil, kapal dan rumah pintar dalam menjangkau anak-anak Indonesia yang kurang beruntung dalam hal akses pada buku bacaan dan tehnologi.

 

Sebelum memulai rapat paripurna itu, para anggota SIKIB terlebih dahulu melakukan sesi foto di sekitar kompleks Istana Presiden. Ibu Ani secara khusus juga meminta agar acara itu diabadikan sebagai kenang-kenangan bagi seluruh anggota SIKIB yang pada tahun ini akan berakhir masa baktinya.

 

Ia berharap seluruh anggota SIKIB nantinya dapat terwakili dalam foto itu bahkan mereka yang tidak hadir karena sedang menjalankan tugas. Sejumlah anggota SIKIB yang hadir antara lain adalah Muniarti Widodo, Ratna Suyanto, Okke Rajasa, Sylvia Laksono, dan Laily Nuh. (air/beritajatim)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.