AMM Berdedikasi Berikan Beasiswa Kepada Tiga Siswa Heroik Asal Bogor

BERBAGI
gbsiswa1
DR. Ali Masykur Musa memberikan beasiswa kepada tiga pahlawan heroik asal Bogor
gbsiswa1
DR. Ali Masykur Musa memberikan beasiswa kepada tiga siswa heroik asal Bogor

Jakarta, Minggu 26/05/2013, Gerakan AMM Berdedikasi yang didukung oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), memberikan hadiah berupa bea siswa kepada tiga pelajar yang telah berjasa menyelamatkan seorang perempuan dari usaha pemerkosaan di daerah Tapos, Bogor, Jawa Barat.

Ketiga pelajar tersebut adalah Abdurrahman Assegaf (kelas 2 SMP), Ihsan Maulana (kelas 1 SMP), Moh. Abdul Azis (Kelas 3 SMP). Peristiwa bermula pada tanggal 20 Mei lalu sekitar pukul 13.00 WIB, ketika tiga sekawan tersebut sedang dalam perjalanan pulang sekolah. Saat melewati semak belukar di kawasan PT. Rejosaribumi, terdengar suara perempuan yang sedang berteriak minta tolong.

Tanpa berpikir panjang mereka menuju tempat kejadian. Perempuan yang masih belasan tahun itu ditolong dan menyerahkan Asep, 18 tahun, sang pelaku kejahatan kepada polisi, tepatnya di polsek Ciawi.

Mendengar peristiwa heroik itu, DR. Ali Masykur Musa, MSi., MHum., selaku pimpinan dan founder AMM Berdedikasi, tergerak hatinya mengundang ketiga pahlawan remaja tersebut untuk bertemu di Toko Buku Gramedia, Matraman, Jakarta Pusat. Di sana, Ali Masykur memberikan bea siswa sekaligus membebaskan ketiga siswa SMP itu untuk berbelanja buku sekolah sepuasnya.

Ali Masykur menjelaskan, “Aksi mereka adalah bentuk dedikasi yang begitu tinggi terhadap sesama. Kepedulian yang telah dilakukan tiga siswa SMP tersebut membuktikan bahwa di Negara kita masih banyak manusia baik yang mau berkorban untuk orang lain”.

gbsiswa2
DR. Ali Masykur Musa menemani Abdurrahman, Ihsan, dan Azis belanja buku

Cak Ali yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) menambahkan, tindakan tersebut adalah bukti nyata akan hal besar yang tidak mungkin dapat terlaksana tanpa disertai ketulusan hati. “Perjuangan mereka melakukan penggagalan telah menginspirasi kita, bahwa ketulusan hati adalah kunci dalam berdedikasi untuk negeri. Ketiga anak tersebut mengajarkan kepada kita untuk selalu memilih sikap positif, berani membela yang benar dan memiliki kepedulian social yang tinggi”.

Setelah prosesi penyerahan bea siswa, ketiga pelajar asal Bogor tersebut langsung berhambur untuk mencari buku yang mereka butuhkan didampingi orang tua masing-masing. Dengan bersemangat mereka mengambil satu persatu buku-buku pelajaran sekolah di rak buku yang telah disediakan. Setelah merasa cukup, Cak Ali Masykur memenuhi janjinya untuk membayar buku-buku yang sudah mereka pilih.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.