Beranda Nasional

Adhie Massardi: Tangan Kotor dari Jakarta Rusak Pilgub Jatim

BERBAGI
Adi Massardi (gb. penaone)
Adi Massardi (gb. penaone)
Adi Massardi (gb. penaone)

berita90nline, Pelaksanaan Pilgub Jatim tahun ini dinilai lebih buruk dibanding edisi 2008. Penilaian itu berdasarkan pada kinerja KPU yang buruk dan maraknya kecurangan yang terjadi merata di semua daerah di Jawa Timur.

 

“KPU tak profesional. Pilgub kali ini lebih buruk dari 2008,” kata Inisiator Gerakan Masyarakat untuk Pemilu Bersih, Adhie M Massardi kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (31/8).

 

Menurutnya, lemahnya sosialisasi yang dilakukan KPU Jatim membuat banyak masyarakat yang tak tahu soal pelaksanaan Pilgub Jatim sehingga jumlah golongan putih (golput) sangat tinggi.

 

Adhie yang turun langsung bersama relawannya juga menemukan pelanggaran dan kecurangan Pilgub yang masif dan terstruktur. Kecurangan tersebut, jelasnya, selain terjadi oleh aktor lokal Jatim, ternyata juga dilakukan para ‘pemain’ dari Jakarta.

“Mereka turun langsung ke Jatim. Tangan-tangan kotor inilah yang merusak Pilgub Jatim,” imbuhnya.

 

Karena itulah, dia mendukung penuh langkah yang dilakukan tim Khofifah-Herman yang membuka posko pengaduan masyarakat terkait pelanggaran dan kecurangan Pilgub. “Banyak sekali laporan kecurangan dan pelanggaran Pilgub. Makanya tim Khofifah-Herman perlu membuka posko pengaduan,” jelasnya.

 

Posko pengaduan, lanjutnya, perlu dibuka agar masyarakat ada saluran ketika ingin melaporkan kecurangan dan pelanggaran Pilgub. “Laporan yang masuk sudah banyak. Dengan posko pengaduan ini, masyarakat akan lebih muda jika ingin lapor,” katanya.[dem/rmol]

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.