Minuman Suplemen Energi = Kopi

BERBAGI
gb suplemenkopi
suplemen vs kopi
gb suplemenkopi
suplemen vs kopi

Washington-berita9online, Ada anggapan yang keliru tentang minuman suplemen energi. Misalnya dianggap bisa membantu menyegarkan tubuh, menambah tenaga dan lainnya. Benarkah demikian?

Sebuah studi terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan Association for Psychological Science di Washington DC, menyatakan jika minuman suplemen energi sama halnya dengan kafein biasa.

Meskipun produsen suplemen memberikan label “campuran bahan khusus” pada produknya, fakta yang didapatkan studi tersebut menyatakan minuman energi bekerja tidak lebih baik dari kafein biasa dan tidak membantu seperti yang diomongkan para penjual.

Menurut laman foxnews, Rabu (5/6), para peneliti memeriksa aktivitas otak responden. Secara khusus, para peneliti lantas melihat seberapa cepat otak menanggapi perubahan yang muncul di layar komputer.

Sebelum beraktivitas, peserta diminta mengonsumsi delapan ons air putih, minuman mengandung kafein,  serta  minuman energi.

Hasilnya, selama tes diberikan, peserta yang minum minuman berkafein memiliki respon otak lebih cepat, dibandingkan dengan mereka yang minum air putih. Tetapi tidak ada perbedaan aktivitas otak antara mereka yang mengonsumsi  minuman kafein, dengan mereka yang mengonsumsi minuman suplemen energi.

“Banyak orang mengambil minuman energi karena mereka berpikir dapat memperoleh dorongan tambahan atas kafein,” kata Chelsea Benham, seorang mahasiswa di Centre College di Danville.

“Namun studi menunjukkan benar-benar tidak ada perbedaan,” lanjutnya.

Dalam hal meningkatkan konsentrasi, secangkir kopi akan melakukan hal yang sama selayaknya minuman energi.

Tahun lalu, FDA mengatakan telah menerima laporan masalah kesehatan yang berhubungan dengan minuman energi, termasuk serangan jantung dan kematian, meskipun laporan itu tidak membuktikan bahwa minuman energi adalah penyebab masalah ini.

Beberapa ahli kesehatan telah khawatir tentang kombinasi senyawa dalam minuman energi, dan menyerukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan jumlah aman untuk dikonsumsi.

Pasalnya, minuman energi dapat mengandung bahan kimia seperti guarana, taurin, L-karnitin, ginseng, dan yohimbine. (jpnn)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.