Beranda Kesehatan

Bukan Gula, Tapi Kalori yang Jadi Penyebab Utama Diabetes

BERBAGI
[foto: duniafitnes]
[foto: duniafitnes]
[foto: duniafitnes]

 

Jakarta-berita9online, Selama ini, banyak orang yang menganggap pasien diabetes sebagai orang yang ‘haram’ mengonsumsi gula. Akhirnya, tidak sedikit pasien diabetes yang benar-benar meninggalkan gula demi mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

 

Namun Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD, spesialis penyakit dalam dan konsultan endokrin & metabolik diabetes RS Premier Jatinegara, mengungkapkan bahwa terdapat salah artian dalam ‘image’ gula bagi pasien diabetes.

“Gula itu sebenarnya bukan masalah utamanya, melainkan kalori. Kalori lah yang merupakan masalah utama diabetes ini,” tutur Prof. Pradana pada acara talkshow ‘Jangan Sepelekan Diabetes’ yang diselenggarakan di Auditorium RS Premier Jatinegara, dan ditulis pada Minggu (6/4/2014).

 

Menurut Prof. Pradana, kalori yang dikonsumsi setiap orang itu dapat menimbulkan lemak. Apabila kalori tersebut dikonsumsi terlalu banyak, maka hal tersebut dapat membuat lemak menumpuk.

“Ketika lemak menumpuk, maka hal tersebut dapat membuat insulin dalam tubuh manusia itu bekerja dengan lebih banyak. Jika terus dipaksakan bekerja lebih banyak, maka lama-lama insulinnya itu akan rusak,” terangnya.

 

Seperti yang telah banyak dijelaskan bahwa akibat insulin rusak itulah akhirnya menyebabkan insulin tidak berfungsi lagi, sehingga mengakibatkan diabetes. Lantas, apakah itu tandanya bahwa boleh-boleh saja orang diabet mengonsumsi gula?

“Ya boleh-boleh saja. Asal jangan terlalu banyak,” ujar Prof. Pradana.

 

Kendati demikian, dr. Lanny Lestiani, MSc, SpGK(K), dokter spesialis gizi klinik RS Premier Jatinegara mengungkapkan bahwa memang jauh lebih disarankan orang diabet untuk mengganti gula dengan pemanis saja.

[detik]

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.