Beranda Internasional

Sultan Sulu Penyerbu Sabah Meninggal Dunia

BERBAGI
Jenazah Sultan Sulu (foto: afp/bbc)
Jenazah Sultan Sulu (foto: afp/bbc)
Jenazah Sultan Sulu (foto: afp/bbc)

 

berita9online, Sultan Sulu, Jamalul Karim III, meninggal dunia hari Minggu (20/10) di sebuah rumah sakit di Filipina pada usia 75 tahun, setelah mengalami gagal organ.

Nama Sultan Jamalul Karim ramai dibicarakan di kawasan, setelah para pengikutnya menginvasi Sabah, Malaysia, Februari silam, menewaskan puluhan orang dan memicu krisis keamanan.

 

Istri sultan, Fatima Celia, kepada kantor berita Associated Press mengungkapkan, sebelum meninggal suaminya memerintahkan keluarga dan pengikutnya untuk melanjutkan upaya merebut kembali Sabah.

 

Penyerbuan ke desa nelayan Lahad Datu, Sabah, pada awal tahun ini dilakukan sekitar 200 orang, banyak di antaranya bersenjata api, dan dipimpin oleh adik Jamalul Karim.

 

Penyerbuan mendadak ini mengejutkan pemerintah Malaysia yang kemudian mengirim pasukan dan melancarkan serangan udara.

 

Puluhan orang tewas dalam pertempuran sporadis sebelum ketegangan di Sabah ini mereda.

 

Malaysia memerintah Sabah, yang terletak di Kalimantan bagian utara, sejak 1960-an. Kesultanan Sulu sendiri berdiri sejak 1400-an atau ratusan tahun sebelum Filipina dan Malaysia berdiri.

 

Keluarga sultan mengklaim bahwa Sabah adalah bagian dari Sulu dan hanya disewakan kepada Malaysia. Para pejabat Malaysia mengatakan pembayaran uang sewa tahunan adalah bagian dari perjanjian yang membuat Kuala Lumpur memegang hak berkuasa atas Sabah.(bbc)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.