Beranda Internasional

Pidato di Berlin: Obama Desak Russia Kurangi Senjata Nuklir

BERBAGI
gb. obama-angela
Obama & Angela Merkel di Berlin (gb. 10news)
gb. obama-angela
Obama & Angela Merkel di Berlin (gb. 10news)

berita9online, Presiden Amerika Serikat Barack Obama ingin mengurangi persenjataan nuklir hingga sepertiga dan menghidupkan kembali perundingan dengan Rusia untuk ‘meninggalkan sikap nuklir Perang Dingin’.
Obama mengeluarkan pengumuman itu dalam pidatonya di Brandenburg Gate di Berlin, dimana pendahulunya John F Kennedy dan Ronald Reagan mengucapkan pidato Perang Dingin yang mengecam dibelahnya kota tersebut dengan tembok.

 

Obama akan berusaha melanjutkan perjanjian “New START” yang mengharuskan Amerika Serikat dan Rusia mengurangi persediaan senjata nuklir menjadi masing-masing 1,550 sebelum 2018.

Obama juga mengatakan, ia akan memimpin dua KTT baru Keamanan Nuklir dalam masa jabatannya yang kedua.

“Ini adalah langkah-langkah yang dapat kita ambil untuk menciptakan suatu dunia yang damai dan adil,” katanya.

Dalam pidatonya, Obama mengatakan, Amerika Serikat akan meningkatkan usaha menutup penjara Teluk Guantanamo.

 

Ia juga berjanji bahwa Amerika Serikat akan ‘berbuat lebih banyak’ untuk menangani ancaman perubahan iklim dan bahwa dunia harus melakukan hal yang sama sebelum terlambat.

 

Rusia isyaratkan, pengurangan nuklir mungkin menghadapi rintangan
Rusia menyuarakan kekhawatiran tentang pertahanan rudal dan senjata konvensional canggih Amerika, dan mengisyaratkan bahwa pengurangan senjata nuklir yang diusulkan Obama mungkin akan menghadapi hambatan.

 

Kedua negara yang bermusuhan pada Perang Dingin itu memiliki sebagian besar senjata nuklir dunia. Tapi Presiden Rusia Valdimir Putin menandaskan kembali kekhawatiran Moskow tentang perisai anti-rudal yang dipasang oleh Amerika dan NATO, dan mengatakan, pembuatan senjata konvensional jarak jauh yang canggih dapat merusak keseimbangan strategis.

 

Rusia, yang menandatangani persetujuan pengurangan senjata nuklir dengan Amerika Serikat yang dikenal sebagai New START di tahun 2010, sudah berulang kali mengatakan, pengurangan lagi senjata nuklir strategis sebaiknya tidak dilakukan tanpa langkah-langkah untuk meredakan kekhawatirannya tentang senjata-senjata yang lain.

 

Putin tidak menyebut pidato Obama, yang dimulai tidak lama setelah ia berbicara. (Reuters/AFP/abc radio australia)

 

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.