Beranda Internasional

Korban Tornado Oklahoma Dikevakuasi, Angka Kematian Diturunkan

BERBAGI
Kerusakan Tornado terlihat lebih parah dari kerusakan akibat perang (nation.time.com)
Kerusakan Tornado terlihat lebih parah dari kerusakan akibat perang (nation.time.com)
Kerusakan Tornado terlihat lebih parah dari kerusakan akibat perang (nation.time.com)

Penduduk hanya punya waktu 20 menit sejak pemberitahuan untuk berlindung dari tornado itu, yang menghancurkan beberapa daerah pemukiman dan memporak-porandakan kota Moore, menyebabkan puluhan orang terperangkap dibawah reruntuhan.

Angka kematian telah diturunkan menjadi 24 setelah sebelumnya sempat diumumkan 91.

Diantara korban tewas termasuk tujuh anak yang meninggal ketika angin kencang melanda sekolah mereka.

Tornado itu membawa angin berkecepatan hingga 320 kilometer per jam pada Senin siang waktu setempat.

Regu penolong bekerja semalam ditengah badai untuk membebaskan paling sedikit 101 korban, dan angka kematian diturunkan menjadi 24 karena menurut pihak berwenang, mungkin ada beberapa korban yang dihitung dua-kali ditengah kekacauan bencana itu.

Pihak berwenang juga memperingatkan, mungkin masih ada mayat-mayat yang belum ditemukan dibawah puing-puing.

Sekitar 237 orang mengalami luka-luka dan Gubernur Oklahoma Mary Fallin memperingatkan, angka kematian mungkin masih meningkat.

“Mungkin ada mayat-mayat yang langsung dibawa ke rumah duka,” katanya.

Pengawal Nasional, petugas pemadam kebakaran dari belasan departemen pemadam api dan petugas dari negara bagian lain bekerja sepanjang malam dibawah sorotan lampu, berusaha mencari korban di Moore, kota yang berpenduduk 55,000 orang itu.

Kepala departemen pemadam kebakaran Moore, Gary Bird, berjanji pada konferensi pers untuk mencari di setiap gedung yang rusak “paling tidak tiga kali”, sementara pihak bewenang mendesak warga agar tidak mendekat ke daerah bencana supaya memungkinkan petugas menyelesaikan pencarian mereka.

Presiden Barack Obama telah menyatakan 17 daerah bencana, dengan Moore yang paling parah dilanda “salah-satu tornado paling meenghancurkan dalam sejarah”.

Biro Cuaca Nasional mengkategorikan tornado itu sebagai paling tidak EF4, yakni tingkat kedua tertinggi pada skala Fujita tentang intensitas tornado. (radio australia)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.