Jepang Hapus Hutang, Janjikan Bantuan Lagi Kepada Myanmar

BERBAGI
gbkunjung jepang
Kunjungan Perdana Menteri Jepang, Sinzo Abe ke Myanmar. (abc)
gbkunjung jepang
Kunjungan Perdana Menteri Jepang, Sinzo Abe ke Myanmar. (abc)

Rangoon, Jepang telah mendukung program reformasi Myanmar dengan menghapuskan hutang sebesar hampir $2 milyar dolar dan menjanjikan bantuan lagi untuk membangun ekonomi negara itu. Sebagian bantuan itu untuk mendukung sebuah zona industri yang sedang dibangun oleh perusahaan-perusahaan Jepang dekat ibukota perdagangan, Yangon.

Jepang setuju setahun lalu untuk menghapuskan hutang $US1.74 milyar yang belum dibayar oleh pemerintah Myanmar.

 

Pada akhir kunjungan tiga hari oleh Perdana Menteri Shinzo Abe, Jepang mengatakan, Myanmar kini sudah memenuhi persyaratan yang perlu, seperti serangkaian perombakan politik dan ekonomi. Abe, yang melangsungkan pembicaraan formal dengan Presiden Thein Sein pada hari Minggu, adalah pemimpin Jepang pertama yang berkunjung ke Myanmar dalam waktu 36 tahun.

Kunjungan bersejarah itu menunjukkan perbaikan lebih jauh dalam hubungan yang sudah menghangat antara Jepang dan Myanmar.

 

Perdana Menteri Jepang itu menjanjikan $498.5 juta atau $51 milyar yen dalam bentuk pinjaman baru kepada Myanmar. Ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di seluruh Myanmar, termasuk jalan raya, jaringan listrik dan pengelolaan air bersih serta perawatan pembangkit listrik.

 

Abe juga bertemu dengan pemenang Hadiah Nobel Aung San Suu Kyi dalam kunjungan itu. Tidak seperti sekutu-sekutu Baratnya, Jepang tetap menjalin hubungan perdagangan dan dialog dengan Myanmar selama pemerintahan junta militer, yang berakhir 2011. (abc-australia)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.