Barisan Nasional Antar Najib Sebagai Perdana Menteri

BERBAGI
gbrazak
Datuk Najid Tun Abdul Razak
gbrazak
Datuk Najid Tun Abdul Razak

Kuala Lumpur, Datuk Seri Najib Tun Razak kembali mendapatkan mandat rakyat untuk menjadi perdana menteri Malaysia ke-enam, setelah koalisi Barisan Nasional yang dipimpinnya memenangkan Pilihan Raya Umum.


Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah wartawan lokal dan asing, Senin dini hari, Najib menyatakan rasa syukurnya atas kepercayaan rakyat yang diberikan kepada BN untuk kembali memimpin negara ini.

“Dengan kemenangan ini, artinya BN telah diberi mandat untuk memimpin pemerintah Malaysia. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan rakyat,” paparnya.

Dalam penyampaian yang didampingi oleh petinggi BN seperti Muhyidin Yasin, Zahid Hamidi, Hishamuddin, dan para petinggi lain itu, Najib menyatakan bahwa dalam lima tahun ke depan, tentulah banyak tantangan akan dihadapi yang sekiranya bisa mengganggu BN.

“Walaupun banyak tantangan, kita akan pastikan mandat ini akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Najib mendapat sambutan meriah dari para penyokongnya yang hadir di Gedung Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur.

Dikatakannya, kemenangan BN ini didukung atas peraihan UMNO (United Malay Nasional Organization) dalam mempertahankan kemenangannya di Sabah dan Sarawak yang mampu meraih 47 kursi di parlemen.

Barisan Nasional akhirnya tampil sebagai pemenang Pilihan Raya Umum Malaysia setelah meraih 133 kursi parlemen sehingga mampu mengantarkan Datuk Seri Najib Tun Razak sebagai perdana menteri keenam negara tetangga ini.

Sedangkan, partai oposisi mendapatkan 89 kursi di parlemen, atau bertambah sebanyak tujuh kursi dibanding Pemilu 2008. Menariknya, partai DAP (Democratic Action Party) mendapatkan kursi terbanyak di dalam kelompok oposisi yaitu 38 kursi, sementara PKR (Partai Keadilan Rakyat) tetap dengan 30 kursi dan PAS (Partai Islam Se Malaysia) dengan 21 kursi.

Dari hasil pemilu, pihak BN mampu kembali memenangi kursi di Kedah dan memantapkan posisi di Pahang, Perlis, Perak, Melaka, Negeri Sembilan, Terengganu, Sabah dan Johor.

Sedangkan partai MCA (Persatuan China Malaysia), partai yang tergabung dalam BN kembali mencatatkan kegagalan besar, bahkan lebih buruk dibandingkan pada 2008 karena banyak wilayah pemilihan yang gagal dimenanginya.(antara)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.