Badai Phailin di India, 400.000 Orang Dievakuasi

BERBAGI
Topan Phailin yang melanda India (foto: bbc)
Topan Phailin yang melanda India (foto: bbc)
Topan Phailin yang melanda India (foto: bbc)

 

Hampir setengah juta orang dievakuasi dari rumah-rumah mereka di India karena Topan Phailin – salah satu badai topan terbesar di negara tersebut yang menyapu pesisir Timur India. Hujan lebat disertai angin kencang dan ombak tinggi menyapu pesisir Timur India melewati Teluk Bengal menuju Negara Bagian Orissa dan Andhra Pradesh.

 

Kantor iklim India menerbitkan peringatan darurat, setelah gambar satelit menunjukan badai kategori 5 akan menyapu sebagian kawasan India. Meterorog memperkirakan kecepatan angin akan mencapai 220 kilometer per jam dan ombak akan setinggi 3.4 meter.

 

Layanan cuaca AL Amerika Serikat melaporkan kecepatan angin di laut mencapai 314kph.

 

Pelacak badai berbasis di London Tropical Storm Risk menggambarkan topan Phailin kategoru 5 merupakan peringkat teringgi dalam skala 1-5.

 

Petugas cuaca mengatakan badai Phailin akan memicu dampak kerusakan yang luar biasa di area-area yang sudah lebih dulu dilanda musim hujan.

 

Otoritas di negara-negara yang terdampak sudah memperkirakan resiko korban dan kerugian material bangunan yang akan terjadi ketika diterpa badai mala mini.

 

Mereka sudah mempersiapkan tempat pengungsian dengan rasio dan membatalkan libur pegawai pemerintah.

 

Topan tersebut diketahui akan menyerang wilayah pesisir yang sama yang dipenuhi dengan pondok tipis dan lapak yang pernah dilanda badai kuat pada tahun 1999 dan menewaskan 10.000 orang.

 

Sepanjang garis pesisir banyak terbentuk dari lumpur. Jadi dipastikan daerah-daerah ini akan hancur lebur ketika dihantam angin, hujan dan gelombang ombak.

 

Otoritas sudah mengeluarkan peringatan selama beberapa hari, dan tampaknya juga sudah mengerahkan segala upaya dan persiapan untuk menghadapi situasi terburuk yang ditimbulkan badai Phailin.

 

Militer India juga sudah disiagakan untuk membantu menyalurkan bantuan bencana selama beberapa hari terakhir.

 

Juru bicara otoritas bencana India juga mengatakan saat ini persiapan yang dilakukan lebih baik. Unit respon bencana dan kebakaran juga sudah disiapkan, ruang control juga sudah dibangun kepala daerah sudah dibekali telpon satelit untuk memastikan jalur komunikasi tetap tersedia.

 

Begitu juga dengan helokopter dan perahu sudah ditempatkan disejumlah lokasi strategis dan layanan operator diminta untuk memastikan segera memperbaiki menara komunikasi y ang rusak.

 

Kepala Menteri Odisha Naveen Patnaik menyurati Menteri Pertahanan Kamis lalu dan meminta agar personil militer bersiap untuk membantu upaya penanganan bencana.

 

“Banyak kota yang akan terdampak dari badai ini meminta agar upaya persiapan termasuk evakuasi warha di daerah rentan disiapkan demi keamanan dan keselamatan warga.” Katanya.

 

Di Andra Pradesh, pegawai negeri yang telah melakukan demo selama beberapa pekan karena keputusan politik memutuskan untuk kembali bekerja karena kondisi darurat ini.

 

India diterpa musim badan pada bulan April sampai Desember, dan sejumlah badai kerap mengakibatkan puluhan warga tewas dan ribuan orang dievakuasi.(abc-australia)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.