Australia: Menlu Tidak Bisa Jawab Soal Spionase di Parlemen

BERBAGI
gb. menlu
Menlu Australia, Bob Carr (gb. abc radio australia)
gb. menlu
Menlu Australia, Bob Carr (gb. abc radio australia)

berita9online, Pemerintah Australia menolak menegaskan apakah alamat email resmi atau tidak resmi dan metadata anggota-anggota Parlemen Federal dimata-matai oleh program pengintaian elektronik Amerika yang dikenal sebagai PRISM.
Ketika ditanyai oleh Senator independen Nick Xenophon, Menteri Luar Negeri Bob Carr hanya mengatakan “Australia mempunyai suatu kerangka hukum yang kuat untuk melindungi warga Australia.”

 

Metadata dan komunikasi elektronik telah menjadi masalah politik yang seru selama beberapa minggu terakhir sejak terungkapnya program PRISM dari pemerintah Amerika Serikat. Pembocoran oleh mantan karyawan intelijens Amerika, Edward Snowden, mengungkapkan National Security Agency (NSA) Amerika Serikat telah menggunakan banyak data internet dan email perusahaan-perusahaan telekom dan teknologi.

 

Kini muncul pertanyaan apakah Defence Signals Directorate (DSD) Australia yang setara dengan NSA Amerika Serikat mempunyai wewenang serupa untuk mengakses komunikasi yang dikirim melalui perusahaan-perusahaan teknologi Australia dan berapa banyak informasi yang diberikan kepada pihak Amerika.

 

Australia adalah bagian penting dari apa yang dikenal sebagai five eyes intelligence network, suatu jaringan yang menghubungkan upaya pengumpulan informasi intelijen Amerika Serikat, Inggris, Australia, Selandia Baru dan Kanada.

 

Clinton Fernandes, dosen Defence Force Academy yang pernah beberapa tahun bekerja untuk intelijen pertahanan, mengatakan informasi itu kemungkinan besar digunakan bersama.(abc radio australia)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.