Ngomong Merdeka Boleh Saja….

BERBAGI
humorgd

humorgdSuatu saat tiba giliran Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) datang mengunjungi Irian Jaya. Ketika transit di Makassar, ada laporan sedang terjadi demo besar-besar di Jayapura. Kemudian disarankan agar presiden mengurungkan kunjungannya.

Jawab Gus Dur, “Itu bukan demo, mereka mau menyambut saya”

Ternyata benar, Sampai di Irian Jaya, banyak sekali yang menyambut. Gus Dur bertanya: “Lantas apa yang kalian minta?”

Para demonstran menjawab, “Kami minta nama Irian diubah jadi Papua.”

Seketika Gus Dur menjawab, “Mulai hari ini Irian Jaya saya ganti menjadi Papua, SKnya nyusul belakangan. Apa lagi yang diminta?”

Demonstran menjawab, “Kami ingin merdeka!”

Gus Dur kembali enteng menjawab: “Kalau ingin ngomong ‘merdeka’ boleh, tapi kalau memisahkan diri dari NKRI, ya tidak boleh…”, tegas Gus Dur.

Kisah ini disampaikan oleh Prof. Dr. Achmad Mubarok, MA., dalam acara 1.000 hari Gus Dur di kediaman DR. H. Ali Masykur Musa, Ketua Umum Ikatan Sarjana NU (ISNU).

4 KOMENTAR

  1. Itulah gusdur,
    Cara berpikir dan perkataan Yg tdk berbelit dan enteng enteng saja, sehingga wong cilik gampang memahami.
    Sayang penggede negeri memahami dan bisa mengartikan pemikiran gusdur setelah beliau tdk ada lagi .

  2. Ketika Gus Dur mengatakan kalimat tanya tentang anggota DPR dengan kalimat : “Saya bingung sendiri, ini anggota Dewan apa anak TK?”, sebenarnya Gus Dur memposisikan diri bukan sebagai Presiden, tetapi sebagai rakyat jelata, sementara para anggota DPR cara berfikirnya dibawah cara berfikir rakyat jelata, jadi ya pantas aja menurut Gus Dur seperti anak TK.

    Syai’u lillahi lahul Faatihah….

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.