Kebun Sayur Organik di Bojonegoro Tumbuh Subur

BERBAGI
(foto: hansdw08.student.ipb)
(foto: hansdw08.student.ipb)
(foto: hansdw08.student.ipb)

 

Bojonegoro-berita9online, Kebun sayur buatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro tumbuh subur. Meski perawatannya harus ekstra teliti dan ulet, karena cuaca di Kota Ledre yang begitu panas akhir-akhir ini.

 

Sayur mayur yang biasa ditanam didataran tinggi itu hasilnya juga sudah dipasarkan hingga luar Bojonegoro. Kebun sayur mayur yang diberi nama Agro Guna ini, terletak di Jalan Ahmad Yani, Desa Tikusan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

 

Kebun sayur mayur ini dirintis sejak tahun 2011 lalu. Sedikitnya terdapat 13 macam sayuran yang ditanam di lahan seluas 3 hektar (ha) ini. Diantaranya bunga kol, seledri, selada, bayam merah, sawi daging, kangkung darat, pare, koro, labu, jagung manis, tomat, cabai, terong, dan sebagainya.

 

Dengan dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar, Agro Guna bisa bertahan hingga sekarang. Bahkan, hasilnya cukup menjanjikan. Untuk harga sayur mayur ini dibandrol harga antara Rp 3ribu hingga Rp 15ribu per pack.

 

Kebun milik perorangan ini juga bisa dipanen tiap minggu, yang hasilnya dijual di seputar Bojonegoro, serta beberapa perusahan di kabupaten Tuban. “Jualnya masih di masyarakat sekitar sini, sama dua perusahaan di Tuban,” ujar salah satu karyawan Agro Guna, Puji Asnanto.

 

Ia menjelaskan, meskipun bukan tempat dimana mestinya sayur mayur ini tumbuh, namun keseluruhan tanaman yang ditanamnya di lokasi ini tidak menggunakan pestisida sedikitpun. “Ini yang diandalkan hanya pupuk organik. Non pestisida,”tambahnya.

 

Ia menceritakan, bahwa awal mula dibuatnya Agro Guna ini berawal dari hobi. Meski demikian, perawatan dalam bercocok tanam sayur mayur ini juga sedikit rumit. Ditambahkan dengan lokasi Bojonegoro yang bukan merupakan daerah dataran tinggi atau cuaca dingin. “Ini kan harusnya ditanam di cuaca dingin. Jadi perawatannya harus intensif,”tambahnya. [uuk/ted/beritajatim]

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.