Beranda Ekonomi

Mukena Asal Bali, Murah, Paling Diminati

BERBAGI
gb. mukena bali
Mukena Asal Bali (gb. palangkaraya.olx)
gb. mukena bali
Mukena Asal Bali (gb. palangkaraya.olx)

berita9online, Mukena adalah perlengkapan sholat yang biasa digunakan oleh wanita muslim kebanyakan di Indonesia. Mukena digunakan agar seluruh bagian tubuh dari wanita tertutupi pada saat melakukan sholat kecuali hanya pada wajah dan telapak tangannya saja.

 

Menjelang bulan Suci Ramadhan ini, permintaan mukena atau telekung sudah mulai tinggi. Dan sudah banyak mengeluarkan koleksi mukena terbaru di setiap toko yang menjual perlengkapan untuk beribadah tersebut. Seperti terlihat di Toko Nazla yang berada di Jalan A. Yani No. 66 Pasar Ikan Lama, Medan, terlihat beragam motif, corak dan warna tertata di tokonya yang memang menjual secara grosiran dan eceran baik mukena, sarung, dan lainnya.

 

“Setiap tahun memang ada aja mukena terbaru, untuk tahun ini permintaan melonjak dengan nama mukena bali. Baru 2 bulan ini keluarnya. Mukena ini lain ya, tidak seperti biasanya. Tidak ada bordir seperti umumnya, namun bermotif pantai dan berbahan katun dingin. Apalagi mukena ini bermacam warna dan sangat menarik sekali. Untuk harga mukena Bali mulai dari Rp90 ribu – Rp135 ribu,” ucap Erwin pemilik toko.

Untuk mukena lainnya sambung Erwin yakni mukena biasa yang polos dan berbordir dijual dengan harga Rp75 ribu sampai Rp1,5 juta.

 

“Yang mahal tersebut barang yang berasal dari Bukit Tinggi namanya mukena sutra,” tuturnya mengatakan walaupun ada keluaran mukena baru untuk per mintaan mukena sutra tetap ada.

 

Sementara itu, Titien Owner butik AzZahra yang berada di lantai 3 Plaza Medan Fair mengatakan juga menawarkan mukena Bali. “Banyak yang minat kan memang sedang trend apalagi banyak warna dan bahannya dingin banget. Kalau di AzZahra kita jual Rp170 ribu ya dengan kualitas yang baik,” ungkapnya yang juga menjual pakaian wanita muslimah dengan cara online.

 

Nah, saat ditanyakan pengaruhnya dengan kenaikan BBM ini, Titien menjawab pasti akan ada kenaikan. Begitu juga yang dikatakan oleh Erwin yang mengatakan memang setiap bulan puasa semua barang berangsur naik. (nit/JPNN)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.