Yayasan Darul Hikmah Selenggarakan Silaturrahmi Ulama dan Umara

BERBAGI
gb. nu
(gb. ade mahmudin)
gb. nu
(gb. ade mahmudin)

Malang-berita9online, Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi, sebuah Yayasan Pendidikan Islam milik KH M Yusuf Abdurrahman, salah seorang pengurus Lajnah Iqtshadiyah Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) mengadakan acara Silaturrahmi Ulama dan Umara’, Jum’at 5 Juli 2013 lalu. Acara ini digelar sebagai bagian dari haflah akhirussanah di Lembaga Pendidikan yang diasuhnya.

 

Dalam acara yang bertajuk: “Silaturrahmi Ulama Umara’ Demi Kokohnya Persatuan dan Kesatuan NKRI” ini, menghadirkan para Ulama dan Habaib se Malang Raya. Seperti Habib Abdurrahman Baraqbah, Habib Sholeh Mauladawillah, juga Ketua MUI KH. Mahmud Zubaidi.

 

Beberapa tokoh ulama dari luar daerah juga datang, seperti: KH Mu’thi dari Surabaya, Ketua Idaroh Ulya Jatman, dan beberapa Ulama dari Sidoarjo dan Probolinggo. Serta seorang ulama sepuh: KH. Bashori Alwi, pengasuh Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singosari.

 

Turut hadir pula para prajurit TNI dan beberapa pejabat TNI seperti: Letkol Mukhlis Hendri, seorang Komandan TNI di wlayah Malang, dan seorang tokoh Purnawirawan TNI yang juga seorang ulama: Kyai Masyhudi (purn.). nama yang terakhir ini adalah yang mengisi acara mau’idzah hasanah.

 

Dari kalangan Nahdlatul Ulama, hadir seorang sesepuh NU jawa Timur; KH. Masduqi Mahfudz dan beberapa jajaran pengurus NU Kabupaten Malang, seperti KH. Abd. Mujib Syadzily, Ketua PCNU kabupaten.

 

Dalam sambutannya, KH Yusuf selaku shahibil hajah dan panitia menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran berbagai kalangan dari ulama dan pejabat pemerintahan. Beliau bersyukur karen Allah telah mengabulkan paling tidak sebagian dari apa yang ia harapkan. Yakni mempertemukan para Ulama dan Umara dalam satu majelis. Ia juga berharap semoga ini adalah awal yang bisa membawa kelanjutan yang baik bagi Indonesia.

 

“Kami merasa berbahagia karena para Ulama dan Habaib berkenan hadir disini. Demikian juga para pejabat. Kami berharap hal ini akan menjadi salah satu saran silaturrahmi antara ulama dan pemerintah. Untuk merumuskan dan saling memahami antara keduanya mengenai kondisi bangsa kita.” Tuturnya.

 

Menurutnya, sengaja dirinya memilihkan Kyai Masyhudi, yang merupakan da’i sepuh dan juga seorang purnawirawan TNI sebagai penceramah. Karena dirinya mengaku telah mengenal dekat Beliau dan Kyai Masyhudi memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang hubungan Indonesia dan Agama melalui sejarah yang telah dialaminya sendiri.

 

“Sengaja kami undang Kyai Masyhudi untuk memberikan ceramah disini, karena kami tahu persis bahwa beliau mempunyai pengetahuan yang sangat mendalam dalam bidang agama. Selain juga merupakan veteran perang dan purnawirawan TNI. Hal ini agar terjadi saling kesepahaman anatara para ulama yang hadir, pejabat dan TNI.” Tuturnya.

 

Memang kenyataannya ceramah yang disampaikan Kyai Masyhudi ini sangat menarik. Beliau mampu menceritakan kisah perjuangannya dengan detail, dan hafal untuk menyebutkan nama-nama tokoh dan tempat-tempatnya, meskipun dalam usianya yang sudah lebih dari seratus tahun.

 

Disamping itu, Kyai yang berdomisili di Kecamatan wajak Kab. Malang itu bisa menggugah perhatian semua hadirin. Selain juga mampu memberikan pemahaman kepada semua pihak yang diundang akan posisi Indonesia daris udut pandang agama.

 

Yang unik lagi dari acara yang diselenggarakan di Dusun Kebonsari Desa Kepuh Kecamatan Kacuk Malang itu adalah, pengisi pra acara. Dimana panitia menghadirkan penampilan dari para prajurit TNI untuk membawakan Shalawat dengan iringan Terbang Jidor dan Al-Banjari.(nurcholis)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.