Beranda Daerah Suksesi NU Jatim

Inilah Calon Kuat Ketua NU Jawa Timur

BERBAGI
gbcalon
Dari kanan: Kiai A Rahman Utsman, Kiai Mutawakkil Alallah
gbcalon
Dari kanan: Kiai A Rahman Utsman, Kiai Mutawakkil Alallah

Surabaya, Konferensi Wilayah (konferwil)  Nahdlatul Ulama Jawa Timur menjadi perhelatan paling menarik setelah muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Mengapa? Karena basis massa terbesar NU ada di jawa timur. Selain itu, tokoh-tokoh besar NU sebagian besar berasal dari wilayah timur tanah jawa itu. Misalnya, KH. Hasyim Asy’ari, Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Bisri Syansuri, KH. Wahid Hasyim, KH. Abdurrahman Wahid, dan masih banyak lagi, demikian dikatakan Musthafa Helmy, jurnalis Senior NU.

 

Kuantitas massa yang paling besar dibanding wilayah lain di Indonesia menjadikan jawa timur lebih dinamis dan menarik perhatian kepentingan-kepentingan politik untuk melirik NU jawa timur lebih lama dari wilayah lain.

 

Sebut saja pilkada jawa timur yang akan berlangsung tidak lama lagi. Kandidat gubernur tentu tidak diam saja melihat potensi NU. Tidak menutup kemungkinan, atau bahkan sudah menjadi rahasia umum bila tim sukses calon-calon gubernur itu sedang aktif mendekati siapa-siapa yang sekiranya layak dipilih oleh utusan cabang-cabang untuk menduduki kursi ketua tanfidz.

Kiai Fuad Anwar, mantan ketua PP Pencak Silat Pagar Nusa mengatakan, “Kemungkinan pendekatan tim sukses memang ada, tapi mudah-mudahan tidak ada”.

 

Cak Musthafa Helmy memperkirakan, diantara yang pernah disebut media lokal maupun nasional, ketua incumbent Kiai Mutawakkil Alallah, pengasuh pondok pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo dan Kiai A Rahman Utsman, menantu Rais Akbar PBNU, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari adalah calon terkuat yang nanti akan meramaikan bursa pemilihan yang diperkirakan sangat alot dan panas, 02 Juni 2013 nanti

 

“Satu kebiasaan unik di lingkungan Nahdlatul Ulama, tidak ada seorangpun yang nanti akan berani mencalonkan diri. Pengalaman telah membuktikan, siapa yang mencalonkan diri akan kualat dan tidak dipilih oleh utusan-utusan itu. ”,Jelas mantan anggota tim asistensi Gus Dur itu.(AH)

1 KOMENTAR

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.