Pilkada Kudus, Berharap Hasilkan Pemimpin Berkualitas

BERBAGI
Pilkada Kudus
Pilkada Kudus
Pilkada Kudus/antarajateng.com

Kudus, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kudus 26 Mei mendatang  diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Dosen STIENU Jepara Prof.Dr. Purbayu mengatakan, pemimpin berkualitas itu harus memiliki sifat Shiddiq (berkata,  bersikap jujur dan benar), tabligh (accountable dan Auditable), amanah (dapat dipercaya) dan fathanah (smart dan visioner)

“Pemimpin harus ingat juga pitutur Ki Hajar Dewantara agar menjadi sosok yang ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso dan tutwuri handayani”, katanya dalam dialog publik di Kudus beberapa waktu lalu.

Dalam konteks Kudus, menurut Purbayu, pemimpin mendatang harus mampu memfasilitasi kultur masyarakat yang terkenal dengan sebutan Gusjigang (bagus ngaji dan dagang).

“Setidaknya memanfaatkan dana cukai untuk mewujudkan masyarakat Kudus yang Gus Jigang tersebut.”ujar Dosen ekonomi dari Kudus.

Pembicara lainnya, Dosen STAIN Kudus Abdul Jalil menilai pemimpin berkualitas harus berani melaksanakan gaya kepemimpinan seperti yang telah dipraktekkan khalifah Sayyidina Umar. Kholifah Umar, kutipnya, pernah mengatakan kepada seluruh rakyatnya, jika ia salah, silahkan rakyat menegurnya, walaupun dengan pedang.

“Jika pemimpin mempunyai mentalitas seperti Umar, masalah di belahan bumi manapun akan tuntas. Sayangnya, masih banyak diantara mereka yang bermental kera, tidak punya malu, congkak, dan cenderung men­cari enak sendiri.”sindir Jalil yang juga pengurus Lembaga Bahsul Masail PBNU ini.

Di akhir paparan, kedua pembicara berharap proses pelaksanaan pilkada tidak terjadi gejolak. “Saya berharap jangan sampai ada gegeran antar calon dan pendukungnya. Kita ciptakan yang demokratis nan demokratis,”harap Purbayu. (Masqom).

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.