NU Pringsewu Peringati Harlah dengan Dzikir Bersama

BERBAGI
Harlah Nu 87 pringsewu

 

Harlah Nu 87 pringsewuPringsewu, Ribuan jamaah larut dalam kekhusuan dzikir yang digelar di halaman Masjid Ad Dakwah Bandung Baru (12/05/13). Acara yang diselenggarakan dalam rangka Harlah NU ke 87 PCNU Kabupaten Pringsewu ini mengambil tema ‘Pringsewu Berdzikir’, diawali sema-an Al-Quran oleh para Hafidzh dan Hafidzah JQH NU Kabupaten Pringsewu.

Menurut Ketua Tanfidziyah PCNU Pringsewu KH. Drs. Mahfudz Ali, Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bekerjasama dengan AlumniPondok Pesantren Al Falah Kediri yang menghadirkan Gus Tsabut Panoto Projo yang merupakan putra dari Pendiri jamiyyah dzikrul ghofilin Alm. KH. Hamim Jazuli yang akrab dipanggil Gus Mik. ” Dengan berdzikir bersama kita harapkan Pringsewu akan benar benar menjadi Kabupaten yang Baldatun Thayyibatun warabbun ghofur” tambahnya.

Dalam sambutannya beliau juga menginformasikan kepada warga NU tentang beberapa program program PCNU Pringsewu yang sedang berjalan seperti perkembangan Majalah Aswaja LTN NU Pringsewu, pendirian Perpustakaan Aswaja, Perkembangan Apotik NU dan berdirinya beberapa sekolah baru LP Ma’arif di Kecamatan-kecamatan di lingkungan Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu KH. Sujadi Saddad, Bupati Pringsewu sekaligus Mustasyar PCNU Pringsewu, mengharapkan kepada segenap warga masyarakat Kabupaten Pringsewu untuk meningkatkan kebersamaan dalam masyarakat untuk rangka mewujudkan 9 Moto Kabupaten Pringsewu yaitu Bersenyum Manis ( Bersih, Sehat, Ekonomis, Nyaman, Unggul, Maju, Mandiri, Aman, dan Agamis).

Beliau juga mengharapkan kepada segenap warga untuk tetap saling berkomunikasi secara intens untuk mencegah terorisme menyebar di Pringsewu. Hal ini merupakan bentuk antisipasi, oleh karena beberapa hari lalu Densus 88 Anti Teror telah menangkap salah satu warga Pringsewu yang terlibat dalam jaringan terorisme. ” Kegiatan yasinan, tahlilan, kenduri bisa menjadi sarana yang efektif untuk menangkal terorisme karena disamping beribadah kita juga bisa saling berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan tetangga-tetangga kita” tambahnya.

Pada kesempatan ini Gus Tsabut menyampaikan beberapa hal mengenai pentingnya berdzikir. Dzikir dapat menjadi sarana untuk melepaskan berbagai permasalahan dunia dengan tiga syarat. Pertama merasa senang, kedua madep mantep dan yang ketiga yakin kalau doa kita di ijabah oleh Allah SWT.

Nampak Hadir pada kegiatan ini Ketua MUI Kabupaten Pringsewu, Anggota DPRD , segenap jajaran Muspida Kabupaten Pringsewu dan seluruh Pengurus MWC dan Ranting NU se Kabupaten Pringsewu. (M Faizin)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.