Beranda Daerah

Peringati Hari Anti Korupsi, Aktivis PMII Geruduk DPRD Subang

BERBAGI
Demonstrasi PMII Subang di Kantor DPRD (foto: ademahmudin)
Demonstrasi PMII Subang di Kantor DPRD (foto: ademahmudin)
Demonstrasi PMII Subang di Kantor DPRD (foto: ademahmudin)

 

 

Subang-berita9online, Puluhan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Subang menggruduk kantor DPRD Subang, Senin (9/12/2013).

 

Aksi yang sebelumnya digelar di perempatan Wisma Karya Subang tersebut untuk memperingati hari anti korupsi sedunia. Dalam aksinya, massa yang mengenakkan jas biru tersebut meminta kepada DPRD Subang agar bisa menghindar dari indikasi korup secara sistematis.

 

“Lembaga legislatif hari ini disinyalir sebagai lembaga yang paling korup. Oleh karena itu, kami mendesak kepada DPRD Subang untuk bisa menghindari dari hal-hal yang berbau korupsi yang tersistematis,” ujar Ketua PMII Subang, Saepul Imron dalam orasinya.

 

Selain itu, massa PMII Subang juga mengajak kepada para penegak hukum untuk menindak tegas dan tidak tebang pilih dalam menyelesaikan kasus-kasus korupsi dan mendesak untuk memberikan hukuman berat agar pelaku koruptor jera.

 

“Kami mendesak kepada para penegak hukum agar bertindak tegas, profesional, dan tidak tebang pilih dalam mengadili para koruptor.
Karena mereka sudah tidak mempan lagi dengan hukuman ringan, bila perlu miskinkan mereka atau hukum gantung saja,” tambahnya.

 

Selain itu, massa PMII juga menuntut penyesuaian APBD Subang yang pro rakyat dan hindari dari pemborosan anggaran termasuk kurangi program studi banding anggota DPRD yang dinilai tidak berdampak positif.

 

Setelah puas berorasi, puluhan massa PMII tersebut diterima oleh Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono. Beni mengatakan pihaknya sangat berterimakasih dengan kedatangan massa PMII tersebut sebagai otokritik untuk lembaga yang diembannya tersebut.

 

“Tentu kami menyambut baik kedatanagna adik-adik dari PMII ini. Karena, itu sebagai kepeduliannya terhadap bahaya korupsi. Tentu hal itu sebagai masukan positif agar lembaga legislatif ini bersih dari tindakan korupsi,” jelas Beni.

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.