Muhammad Said Nahkoda Baru PW IPNU DKI

BERBAGI
konferwil ipnu
konferwil IPNU DKI
konferwil ipnu
konferwil IPNU DKI

Pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PW IPNU) DKI Jakarta menggelar Konferensi Wilayah yang ke-XVII yang bertempat di jalan Utan Kayu Raya No. 112 Matraman Jakarta Timur (13-14/4).

Pembukaan konferwil berlangsung dengan khidmat yang dihadiri oleh pengurus PWNU DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Drs. KH. Hasanuddin, SH, Sekretaris PWNU DKI Jakarta, Hj. Neneng Hasanah, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, DR. H Nawawi dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan rekan Ketum PP IPNU Khairul Anam serta ratusan peserta dari masing-masing Pimpinan Cabang se-DKI Jakarta.

Ketua PW IPNU DKI Heri Susanto dalam sambutannya mengatakan kader IPNU Jakarta harus selalu bergerak dan solid. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pengurus PW IPNU dan PC IPNU se DKI Jakarta yang telah membantu merealisasikan program-program kegiatan dan mohon maaf atas beberapa kegiatan yg belum teralisasi.

Heri Susanto yang juga Wakil Ketua PP IPNU berharap penggantinya nanti adalah orang progresif dalam menjalankan agenda-agenda IPNU kedepan.

Sementara Ketua Umum PP IPNU Khairul Anam HS mengatakan, bahwa program PP IPNU tahun ini adalah tahun pengabdian pada Pimpinan Komisariat IPNU dan penguatan kaderisasi yakni mempersiapkan kader-kader unggulan yang siap untuk dimakestakan.

“Saya akan beri tantangan kepada PW IPNU DKI Jakarta untuk mampu mengadakan makesta unggulan, ya kalau bisa anaknya Gubernur, anaknya pejabat-pejabat lainnya kita ikut sertakan dalam makesta tersebut.  Maka PP IPNU siap memfasilitasi 100 % dalam kegiatan tersebut”, tambahnya yang juga kandidat Doktor UIN Jakarta.

Konferwil ini berlanjut ke diskusi atau talk show dengan tema “Quo Vadis Arah dan Kebijakan Pendidikan di DKI Jakarta.”  Sebagai narasumber adalah DR. H Nawawi, Drs Hamid dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta  dan ketua Umum PP IPNU, Khairul Anam HS.

Kegiatan dilanjutkan dengan laporan dan pandangan umum pertanggungjawaban oleh PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2009-2012. Dan dilanjutkan dengan sidang-sidang, yang meliputi sidang tatip (tata tertib) Konferwil, sidang komisi, sidang pleno dan sidang tatib pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016.

Laporan pertanggung jawaban pengurus masa khidmat 2009-2012 menjadi menarik karena dari 6 PC IPNU, 3 menerima dan 3 menolak. Tapi pimpinan sidang akhirnya menyatakan menerima  laporan pertanggung jawaban dengan berbagai catatan untuk dilanjutkan dikepengurusan berikutnya.

Setelah melalui proses sidang tatib pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016. Ada 2 calon yang mendaftarkan dan yang memenuhi syarat yaitu rekan Muhammad Said dari PC IPNU Jakarta Pusat dan rekan Ahmad Muhajir dari PC IPNU Jakarta Barat. Sebelum melakukan prosesi pemilihan, bakal calon menyampaikan visi dan misi dihadapan peserta Konferwil.

Suasana Konferwil semakin memanas ketika ada perdebatan antara salah satu perwakilan pimpina cabang IPNU dengan pimpinan sidang karena ada salah satu pimpinan cabang tidak mendapat hak suara dikarena SK belum memenuhi syarat.

Proses pemilihan ketua PW IPNU DKI Jakarta terpilih rekan Muhammad Said yang mendapatkan 3 suara. Sementa Muhajir 2 suara. Muhammad Said terpilih menjadi ketua PW IPNU DKI Jakarta masa khidmat 2013-2016. Suasana sangat mengaharukan saat semua peserta berpelukan denga ketua PW IPNU yang terpilih.

Dalam sambutannya ketua PW IPNU DKI Muhammad Said berjanji akan memaksimalkan potensi kader, memperbaiki data base IPNU dan memfasilitasi berbagai program ke depan. Dengan syarat seluruh kader IPNU harus kompak, bersatu dengan dibwah satu visi yaitu Nahdhatul Ulama. Selamat bekerja! (Anshory)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.