IPNU, IPPNU Sumedang Gantikan Peran OSIS

BERBAGI
Pengukuhan Pengurus Komisariat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Plus Al-Hikam dan Madrasah Aliyah (MA) Plus Al-Hikam masa bakti 2017-2018

Sumedang-berita9online, Sekarang sudah tidak ada lagi organisasi pelajar yang lain kecuali IPNU dan IPPNU. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sudah lama ditiadakan. Sebagai penggantinya ya IPNU dan IPPNU.

Hal ini dikatakan pembina Pengurus Komisariat (PK) IPNU Madrasah Aliyah Plus Al-Hikam, Syarif Hidayatulloh, saat pengukuhan PK Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Madrasah Tsanawiyah (MTs) Plus Al-Hikam dan Madrasah Aliyah (MA) Plus Al-Hikam, masa bakti 2017-2018, sabtu (28/1).

Syarif melanjutkan, selepas kegiatan pelantikan ini selesai, akan dilanjutkan dengan kegiatan debat kontes dan rapat kerja. Debat kontes ini tujuannya untuk melatih kemampuan berbicara dan mengembangkan pengetahun organisasi.

Jumlah kelas di MTs dan MA Plus Al-Hikam semuanya ada 21 kelas. Nanti setiap kelas mengutus perwakilan terbaiknya sebanyak tiga orang untuk dijadikan sebagai peserta debat.

Proses debatnya persis seperti debat calon kepala daerah. Ada moderator, panelis, juga ada sesion saling tanya antar peserta debat. Kemampuan berdebat dengan mempertahankan argumen itu harus dilatih dan diciptakan, tegas syarif.

Selepas kegiatan debat kontes selesai akan dilanjutkan dengan rapat kerja. Hal ini dilakukan untuk menentukan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan sampai masa baktinya selesai. Organisasi yang baik harus mempunyai program kerja yang jelas, kata Syarif.

Sementara Ketua PC IPNU Kabupaten Sumedang Saepul Hamdan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya mewakili Pengurus Cabang IPNU Kabupaten Sumedang merasa bangga dan mengapresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya kegiatan pelantikan Pengurus PK IPNU-IPPNU MTs dan MA Plus Al-Hikam”, kata Saepul.

Saepul juga mengatakan bahwa IPNU dan IPPNU merupakan badan otonom NU paling bawah yang bertugas menciptakan kader NU. Keberlangsungan NU kedepan bisa dikatakan tergantung pengkaderan IPNU dan IPPNU saat ini. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat memunculkan kader terbaik NU Sumedang masa datang yang bisa berbicara banyak di tingkat Kabupaten, provinsi, bahkan pusat.

[Ayi Abdul Kohar]

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.