Beranda Daerah

IPNU DKI Harapkan Pemprov Bijak Dalam Penetapan Tarif Angkutan Umum Bagi Pelajar

BERBAGI
gb. ipnu
[foto: rmi-nu]

gb. ipnuberita9online, Implikasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintah tentu akan berdampak terhadap naiknya tarif angkutan umum. Namun, masyarakatlah yang sebenarnya paling merasakan beban kenaikan tersebut. Termasuk pelajar yang setiap berangkat-pulang sekolah masih mengandalkan angkutan umum.

 

Oleh karena itu, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (IPNU DKI) mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk bijak dalam menentukan tarif angkutan umum bagi pelajar.
“Kami mengharapkan tarif angkutan umum bagi pelajar di DKI Jakarta tetap 1.000 rupiah” tegas Muhammad Said ketua PW. IPNU DKI Jakarta

 

“Kami yakin Pak Jokowi tentu akan memperhatikan kondisi para pelajar Jakarta dalam menyikapi perubahan tarif angkutan umum ini, selain itu kami juga mengharapkan efektifitas program Bus Sekolah gratis yang selama ini belum terasa signifikan di kalangan pelajar. Armada bus dan trayek yang masih terbatas serta sosialisasi Bus gratis ini belum dirasakan para Pelajar Ibukota” ujar Said.

 

“Kami juga mangajukan usulan alternatif kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan subsidi khusus bagi para pelajar yang tidak mampu dengan mensinergikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dengan para pelajar yang menggunakan Bus Transjakarta . Jadi nantinya para pelajar yang berseragam sekolah bisa naik bus Transjakarta secara gratis hanya dengan menunjukan kartu Jakarta pintar” Tegas Said

 

Perubahan kenaikan tarif angkutan umum di DKI Jakarta rencananya akan dibahas dalam waktu dekat ini oleh pemerintah dan DPRD DKI Jakarta serta melibatkan Organda DKI Jakarta untuk mencegah tidak terkendalinya tarif Angkutan umum di Ibukota. (Ans)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.