Beranda Daerah

Caleg PKB Harus Bermoral dan Jangan Banyak Janji

BERBAGI
dari kanan Pimpinan Pesantren Jamiatul Mukminin Azwar Tuanku Sidi, Ketua DPW PKB Sumbar H.Febby Datuak Bangso Nan Putih, Ketua PCNU Padangpariaman Abdul Hadi, dan Sekretaris DPC PKB Padangpariaman Afredison
dari kanan Pimpinan Pesantren Jamiatul Mukminin Azwar Tuanku Sidi, Ketua DPW PKB Sumbar H.Febby Datuak Bangso Nan Putih, Ketua PCNU Padangpariaman Abdul Hadi, dan Sekretaris DPC PKB Padangpariaman Afredison
dari kanan Pimpinan Pesantren Jamiatul Mukminin Azwar Tuanku
Sidi, Ketua DPW PKB Sumbar H.Febby Datuak Bangso Nan Putih, Ketua PCNU
Padangpariaman Abdul Hadi, dan Sekretaris DPC PKB Padangpariaman
Afredison

Padangpariaman-berita9online, Calon anggota legislatif (caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sumatera Barat harus terus bekerja keras untuk meraih kemenangan dan keberhasilan. Tanpa kerja keras dan semangat bekerja, jangan harap PKB dapat mengirimkan wakilnya ke parlemen (DPRD/DPR RI).

 

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat H Febby Datuk Bangso Nan Putih mengungkapkan hal itu pada halal bi halal caleg PKB Propinsi Sumatera Barat Dapil 2, caleg Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman. Halal bi halal dihadiri Ketua DPC PKB Kota Pariaman Amril Anapia, Ketua DPC PKB Padangpariaman Zulhelmi Tk. Sidi, Ketua PC NU Padangpariaman, Abdul Hadi.

 

Menurut Febby, para caleg PKB harus mampu membaca situasi dan kondisi yang ada di tengah masyarakat. Jangan sampai seenaknya caleg, tidak memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan masyarakat, ini akan berakibat fatal baik pada diri si caleg, maupun pada eksistensi partai (PKB). Caleg PKB jangan banyak janji-janji. Masyarakat sekarang sudah pintar, tahu mana yang bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, mana yang tidak dan mementingkan diri sendiri.

 

Dari evaluasi Pemilu 2009 lalu, diantara kelemahan dan kegagalan PKB adalah kurangnya pengawalan suara yang diperoleh di TPS. Padahal dari perolehan suara, selisih suara dari kursi yang diperebut terakhir di parlemen, jumlahnya relatif kecil. Jika dikawal sejak dari TPS, PPK hingga ke KPU, Insya Allah akan membuahi hasil, kata Febby caleg PKB DPR RI Dapil Sumbar 2 bernomor urut 2 ini.

 

Pimpinan Pesantren Jamiatul Mukminin, Buya Azwar Tuanku Sidi dalam tausyiah halal bi halalnya menyebutkan, PKB dilahirkan oleh para ulama yang tergabung di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Untuk itu, calegnya wajib menjalankan shalat. Kalau tidak shalat, jangan jadi caleg PKB di Padangpariaman dan Kota Pariaman.

 

“Caleg PKB harus menjaga akhlak, moral dan keteladanan di tengah masyarakat. Jangan sampai caleg PKB melakukan tindakan amoral. Mereka yang tidak siap menjaga akhlaknya, sebaiknya mundur saja,” kata Azwar menasehati caleg PKB yang bakal bertarung di tingkat propinsi Sumbar, Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman.

 

Dibagian lain Azwar menyebutkan, ada 6 macam yang merusak amal. Yakni, menyebarkan aib sesama teman (caleg), keras hati tak mau dinasehati, kurang memiliki rasa malu, terlalu cinta dunia sehingga merusak akhlak dan moral, panjang angan-angan, dan aniaya tak ada batasnya.

 

Mewakili Caleg PKB Propinsi Sumbar Akhiardi mengatakan, halal bi halal dimaksudkan untuk meningkatkan silaturrahmi sesama caleg PKB di daerah Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman yang merupakan Daerah Pemilihan II Sumbar. “Diantara kekuatan PKB yang terus dikembangkan adalah silaturrahmi ini. Tanpa silaturrahmi, tentu tak bisa berbuat meraih kemenangan PKB ke depan, kata caleg bernomor 3 ini.(bagindo armaidi)

1 KOMENTAR

  1. Tapi pengurus PKB Sumbar umumnya munafik semua. Apalagi pengurus2nya bnyak mencalonkan jadi caleg..!! Hancurlah jadinya Negara ini..!!

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.