Makkah Dipadati Calhaj dari Berbagai Bangsa

BERBAGI
Jamaah Haji di Makkah (foto: osundefender)
Jamaah Haji di Makkah (foto: osundefender)
Jamaah Haji di Makkah (foto: osundefender)

 

Makkah, Mendekati puncak ibadah haji, ratusan ribu umat Islam tumpah ruah di kota suci Makkah. Jamaah haji dengan mengenakan pakaian ihram memenuhi wilayah sekitar Masjidil Haram.

 

Seperti dilansir AFP, Sabtu (12/10), sekitar satu juta jamaah melaksanakan shalat Jumat terakhir pada musim haji tahun ini di Masjidil Haram. Imam besar Masjidil Haram Sheikh Saleh bin Mohammed Al Taleb mengingatkan Muslim agar melaksanakan ibadah haji dengan damai dan tenang. Dia juga meminta Muslim untuk bersatu dan mengakhiri perselisihan.

 

Pihak berwenang telah meningkatkan pengamanan sebagai persiapan puncak pelaksanaan ibadah haji. Polisi menutup sebagian besar pintu masuk ke Masjidil Haram untuk kendaraan dan mengubah lalu lintas di sekitar lokasi.

 

Untuk menghindari virus korona yang telah merenggut 51 nyawa di Arab Saudi dan polusi tinggi dari kendaraan, sejumlah jamaah dan petugas keamanan mengenakan masker. Mereka juga menutup kepala untuk melindungi diri dari sinar matahari yang menyengat.

 

Otoritas setempat mengatakan sekitar 1,4 juta jamaah telah tiba dari luar negeri. Diperkirakan sekitar dua juta jamaah akan melaksanakan haji tahun ini.

 

Jumlah tersebut turun tajam dari tahun lalu sebanyak 3,2 juta jamaah haji. Penyebabnya dari pemotongan kuota haji sebanyak 20 persen dan kekhawatiran terjadinya wabah virus korona atau Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS).

 

Blok jalan dibangun di semua jalan menuju Makkah. Jamaah yang tidak memiliki surat izin resmi tidak diperbolehkan lewat. tahun ini, petugas keamanan ditempatkan di wilayah terpencil dan gurun untuk mencegah masuknya jamaah haji ilegal.

 

Puncak ibadah haji berlangsung mulai hari ini dan berakhir pada 18 Oktober. Senin menjadi hari yang sangat penting dimana semua jamaah akan berkumpul di Padang Arafah.

 

Pemerintah Arab Saudi menerjunkan 95 ribu petugas keamanan. Kementerian Dalam Negeri mengatakan pasukan keamanan tersebut terdiri dari tentara, penjaga nasional dan intelijen.(rol)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tulis Komentar

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.