Beranda Haji - Umrah

Gubernur Mekah Jawab Kritik Pengamat

BERBAGI
gb masjid
Perluasan masjid Al-Haram
gb masjid
Perluasan masjid Al-Haram

Jakarta-berita9online, Gubernur Provinsi Makkah Arab Saudi Khalid Al-Faisal membela pembangunan konstruksi di kota suci Islam dan menggambarkan sebagai pembangunan “moderen” dan “canggih”. Pemerintah Saudi, menurutnya, telah menghabiskan lebih dari $ 21 miliar

pada perluasan Masjid Al-Haram, sementara proyek lainnya termasuk $ 10 miliar untuk proyek Jabal Omar dan Abraj Al-Bait yang terdapat jam raksasa, salah satu bangunan tertinggi di dunia.

 

Berbicara kepada harian bahasa Inggris Arab News, Pangeran Khaled Al-Faisal membela kinerjanya, meski telah dituduh menghancurkan banyak warisan Makkah kuno. “Dari semua negara yang telah memerintah Makkah, Arab Saudi telah melakukan reformasi terbesar di kota ini,” katanya. “Proyek-proyek ekspansi dilakukan dalam cara yang modern dan canggih.”

 

Pangeran Khaled dikritik jejaring sosial Twitter karena menggusur situs sejarah Islam. “Ada banyak yang membenci negara ini dan tidak ingin melihat prestasi ini berlangsung selama era Raja Abdullah,” tambahnya.

 

Arab News juga melaporkan bahwa pemerintah telah memberikan kompensasi SR133 miliar atau $ 35 miliar yang dibayarkan kepada pemilik

properti terkait perluasan Masjidil Haram Makkah, yang saat ini sedang diperluas untuk mengakomodasi 1,5 juta jemaah. Surat kabar itu

mengatakan bahwa dari jumlah ini, SR50 miliar sudah diberikan kepada pemilik rumah yang terkena dampak langsung.

 

Haji dan Umrah adalah penghasil besar untuk negara kaya minyak ini. Menurut sebuah laporan oleh Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Purbakala, pariwisata domestik saja di dalam negeri meningkat 13,5 persen tahun lalu dan menghasilkan $ 22 miliar. Pariwisata menyumbang sekitar 3,1 persen dari produk domestik bruto kerajaan dan sekitar 7,2 persen di sektor non-minyak kerajaan. (ArabNews/MH)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.