Beranda Haji - Umrah

Aktifis Ikhwanul Muslimin Boleh Haji dan Umrah

BERBAGI
[foto: islamtimes]
[foto: islamtimes]
[foto: islamtimes]

 

Jakarta-berita9online, Meskipun Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa gerakan Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan radikal dan terlarang di wilayah itu, bukan berarti Arab Saudi melarang mereka yang aktif di organisasi untuk menunaikan haji dan umrah.

 

Pemerintah Arab Saudi, Ahad lalu, menyatakan tak menghalangi aktifis Ikhwan haji atau umrah. “Kami menerima arahan khas dari pihak berkuasa tertinggi mengenai layanan terhadap orang seperti ini yang datang mengerjakan ibadah haji dan umrah,” kata ketua pengarah Jabatan Pasport, Letnan Kolonel Ahmed Al-Laheedan.

 

“Mereka yang dilarang memasuki negara ini akan dibolehkan untuk datang mengerjakan ibadah Haji dan Umrah, jika tiada arahan khusus untuk menghalang beberapa individu mereka memasuki negara,” katanya.

 

Seperti diketahui, awal Maret 2014 lalu, Raja Abdullah menyatakan bahwa Ikhwan adalah kelompok ektrem dan dilarang di Arab Saudi. Hal yang sama juga larangan bagi organisasi yang berideologi sejenis. Nama-nama aktifis Ikhwan sudah masuk datar dilarang masuk Arab Saudi. Atau, langsung ditahan begitu memasuki negara itu. “Kami bertindak mengikut arahan yang diterima,” kata Laheedan.

 

Sementara itu, presiden Taibah Universiti, Adnan Mazroue menyokong keputusan Kementerian Dalam Negeri untuk mengambil tindakan tegas terhadap militan yang keluar negara untuk terlibat perang saudara di luar negeri. “Langkah yang diambil pemerintah bertujuan untuk mengukuhkan keselamatan dan kestabilan negara.”

(MH)

Tulis Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.